Wordpress

Child Theme WordPress, Kelebihan, Kekurangan, dll.

Tutorial Blogging – Pernah nggak sih kalian berpikir apa itu Child Theme WordPress? Apakah harus menggunakan Child Theme? Nah untuk kalian yang belum tahu apa kegunaan child theme, coba deh ketika kalian membeli tema, pasti ada sebuah file bernama child theme. Child theme bisa didapatkan dalam satu paket ketika kalian membeli tema wordpress. Tapi, apasih kegunaan child theme? Apakah child theme penting? Haruskah memakai child theme?

Karena banyaknya pertanyaan terkait Child Theme, maka Vrefe ingin membahas tentang hal tersebut sebagai tambahan informasi untuk kalian. Aartikel berikut ini akan menjelaskan tentang apa itu tema child wordpress dan apakah kalian harus menggunakan child theme wordpress.

Apa itu Child Theme WordPress? Pro, Kontra, dll.

Tentunya kalian penasaran kan tentang apa itu child teme dan kegunaan dan kekurangan mereka? Jadi, yuk kita bahas.

Apa itu Child Theme?

Child theme, sesuai nama mereka merupakan “anak” daripada tema atau template wordpress. Kenapa disebut anak? Karena child theme memiliki fungsi, fitur, dan gaya yang diwariskan dari tema atau template lain. Hal tersebut berarti child theme mengikuti setting seperti yang dimiliki oleh “parent theme” tema utama atau tema orang tua, tempat child theme berasal. Child theme, biasanya bisa kalian dapat sepaket dengan tema yang kalian download atau beli.

Kalian bisa menggunakan child theme dan merubah mereka sesuai keinginan kalian, tetapi parent theme atau tema utama tidak akan terpengaruh atau berubah oleh pengaturan dan perubahan yang kalian buat.

Tema anakan tersebut, memberikan desainer dan pengembang template untuk membuat berbagai macam tema dengan gaya yang berbeda dan beragam tanpa perlu menulis ulang kode atau koding.

Cara Membuat Child Theme

Untuk cara membuat child theme cukup mudah, kalian hanya perlu membuat folder baru yang berisi dua file. File tersebut adalah style.css dan functions.php, atau bisa menjadi lebih kompleks dengan memiliki file template yang sama banyaknya dengan parent themes atau lebih banyak lagi.

Tetapi, untuk membuat child theme kalian tentu harus memilih tema utama yang bagus. Contohnya, beberapa tema lebih sesuai untuk dijadikan child theme daripada tema yang lain. Seperti tema yang memiliki fungsi utama dari tema, tetapi tidak dengan style nya.

Mengapa Menggunakan Child Theme?

Jika kalian menggunakan child theme, pastinya kalian merasakan kemudahan ketika merubah atau memodifikasi template kalian. Kalian bisa mengganti tampilan website wordpress dengan lebih cepat dan efisien untuk perkembangan situs kalian.

Jika kalian memilih parent theme yang baik, maka kalian bisa mengurangi waktu kalian membuat situs wordpress dengan drastis. Hal tersebut adalah awal yang bagus karena mereka menawarkan banyak fungsi dan mudah untuk di kustomisasi.

Bagi pengguna awal wordpress, kalian pasti tahu kalau child theme lebih mudah digunakan agar tema kalian tetap up to date, karena ini merupakan masalah serius ketika wordpress masih di fase awal mereka.

Normalnya, ketika kalian mengupdate tema wordpress kalian akan kehilangan kustomisasi kalian. Tetapi, jika kalian menggunakan child theme maka pengaturan dan modifikasi kalian akan disimpan dalam child theme. Jadi, kalian tidak akan kehilangan jerih payah kalian ketika kalian mengupdate tema utama.

Pro dan Kontra dalam Menggunakan Child Theme

Seperti biasanya, pasti ada kelebihan dan kekurangan dalam menggunakan child theme wordpress.

Kelebihan

Berikut ini adalah kelebihan menggunakan child theme :

  • Update yang aman

Karena kalian tidak pernah merubah tema utama, maka kalian bisa dengan aman mengupdate mereka ketika versi baru tersedia. Setiap perubahan yang kalian lakukan ada dan tersimpan di child theme.

  • Mudah untuk dimodifikasi

Child Teme dibuat dengan tujuan untuk mengizinkan user memakai mereka dengan fleksibilitas yang tinggi tanpa harus menulis banyak kode. Kalian hanya perlu merubah file template dan fungsi mereka yang ingin kalian modifikasi.

  • Aman untuk Fallback atau Restore

Ketika kalian selesai membuat tema yang kompleks dan unik, kalian harus berpikir tentang segala kemungkinan. Ketika ada kesalahan dalam tema yang kalian buat, kalian bisa merestore template kalian dengan fungsi parent theme.

Kekurangan

Berikut adalah kekurangan child theme.

  • Waktu Pembelajaran

Kalian harus belajar terlebih dahulu tentang tema utama sebelum melakukan optimisasi di child theme kalian. Apalagi jika kalian memilih tema dengan filter, style dan fungsi yang rumit. Tetapi, ini hanyalah kekurangan kecil. Ketika kalian telah mengenal seluk beluk tema utama, kalian bisa membuat website dengan cepat.

  • Bergantung pada tema utama

Pengembang tema utama mungkin akan mengabaikan tema dan menghentikan perkembangan fitur yang kalian butuhkan. Tetapi, template wordpress bersifat open source, jadi walaupun tema tersebut di abaikan oleh pengembang kalian tetap bisa menggunakan mereka.

Penting ! Memilih Tema Utama

Mungkin kalian pernah mendengar keluhan dari para pengguna wordpress, dimana mereka salah memilih template utama yang tidak menawarkan banyak fingsi, dan akhirnya menyingkirkan banyak file dari tema utama. Oleh karena itu, sangat penting bagi kalian untuk memilih tema utama yang tepat.

Misalkan kalian memilih tema utama, dan ternyata kalian tidak suka dengan tampilan footer. Jadi kalian memilih untuk membuat footer baru. Lalu kalian juga tidak suka dengan header, dan membuat header baru. Tentunya sangat merepotkan bukan?

Sebelum sadar, kalian akan menyingkirkan banyak sekali file template yang digunakan dalam tema yang kalian download/beli.

Kemudian, tidak membutuhkan waktu yang lama untuk kalian hingga sadar kalau kalian seharusnya jangan menjadi template tersebut sebagai tema utama. Tetapi, kalian juga bisa menggunakannya sebagai tema starter yang bisa kalian gunakan sebagai tema kustom kalian sendiri.

Atau lebih mudah lagi, kalian bisa mencari tema lain yang sesuai dengan kebutuhan kalian. Jadi kalian tidak perlu merubah banyak hal di child theme.

Haruskah Menggunakan Child Theme WordPress?

Kalau kalian adalah pengembang yang ingin atau sedang belajar untuk membuat template wordpress unik milik kalian, maka kalian bisa menggunakan child theme untuk meringankan dan mengurangi beban kerja serta waktu yang digunakan.

JIka kalian sebatas pengguna, kalian juga boleh menggunakan child theme jika kalian sering menambahkan atau mengurangi fungsi tema wordpress kalian serta memodifikasi style template kalian.

Sekian artikel tentang Child theme wordpress, kelebihan, kekurangan, dll. Semoga artikel ini membantu kalian untuk mengetahui apa itu child theme, kelebihan mereka, kekurangan mereka, dan haruskah memakai child theme.

Tags: Wordpress

Recent Posts

Cara Mengganti Format Tanggal di Postingan WordPress

Kode Referral - Apakah kalian pernah merasakan ingin mengganti format tanggal dan waktu di wordpress?… Read More

www dan Tanpa www, Mana yang lebih baik untuk SEO?

Tutorial Blogging - Apakah kalian bertanya-tanya, ketika membuat situs wordpress kalian akan dihadapkan dengan pilihan… Read More

Cara Membuat Sticky Post di WordPress

Tutorial Blogging - Cara Membuat Sticky Post di Wordpress. Apakah kalian memiliki postingan yang penting?… Read More

Cara Menghilangkan Mode Visual Editor di WordPress

Tutorial Blogging - Kalian menggunakan Mode Visual Editor Wordpress? Apakah kalian ingin menghilangkan mode edit… Read More

Cara Menghilangkan Angka di URL WordPress

Tutorial Blogging - Cara Menghilangkan Angka di URL Wordpress. Secara default, Wordpress menggunakan ID post… Read More

Apa itu CDN dan Apakah Kalian Perlu CDN di Blog WordPress?

Tutorial Blogging - Pernah nggak sih kalian bertanya-tanya apa itu CDN? atau apa itu Content… Read More